Rabu, 30 Juni 2021

Yuk Kenali Prosedur Dan Langkah Klaim Asuransi Di PFI Mega Life

 
Yuk Kenali Prosedur Dan Langkah Klaim Asuransi Di PFI Mega Life

Klaim asuransi merupakan salah satu prosedur yang dilakukan untuk meminta perusahaan asuransi untuk melakukan pembayaran sesuai dengan ketentuan polis. PFI Mega Life sebagai salah satu perusahaan asuransi tentu memiliki tahapan klaim yang diberlakukan untuk setiap penggunanya. Berkaitan dengan ini, yuk simak langkah klaim asuransi di PFI Mega Life di sini. 

Tahapan Klaim Asuransi Di Mega Life

1. Mengisi Formulir Klaim

Tahapan pertama jika anda hendak melakukan klaim asuransi di Mega Life, maka anda harus mengisi formulir klaim terlebih dahulu. Formulir klaim ini nantinya akan diserahkan bersamaan dengan dokumen pendukung yang lain. Kriteria dokumen pelengkap ini berbeda beda tergantung dengan jenis asuransi yang anda ikuti. 

Untuk klaim asuransi yang meliputi klaim kematian, klaim kesehatan, dan klaim santunan cacat, maka anda harus menyertakan formulir klaim bersamaan dengan fotokopi identitas, dan fotokopi surat keterangan kematian atau resume medis. Kemudian anda juga akan diminta melampirkan fotokopi keterangan penguburan, kwitansi perawatan, dan pemeriksaan diagnostik. 

Selain itu, pihak asuransi juga berhak meminta beberapa dokumen tambahan yang dianggap perlu, sebagaimana yang tertulis di dalam dokumen polis di bagian pasal klaim asuransi Di PFI Mega Life. Untuk informasi lebih lengkap, anda bisa menghubungi pihak PFI Mega Life secara langsung sehingga tidak ada kekeliruan dokumen yang harus dikirimkan kepada mereka. 

2. Menyerahkan Dokumen Ke Alamat PFI Mega Life

Tahapan kedua yang perlu anda lakukan adalah melakukan penyerahan dokumen. Penyerahan dokumen ini dilakukan secara langsung oleh pemegang polis ke alamat PFI Mega Life di Jalan TB. Simatupang Kav 88, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kemudian untuk informasi lain tentang pengajuan klaim, anda bisa menghubungi customer service setiap hari kerja jam 8 pagi sampai 5 sore. 

Apabila tidak bisa menghubunginya lewat telepon, maka anda juga bisa menanyakan berbagai pertanyaan melalui email. Mereka akan siap menjawab berbagai pertanyaan yang telah anda kirimkan dengan baik, sehingga proses pengajuan klaim asuransi Di PFI Mega Life bisa berjalan dengan lancar.  Apabila semuanya sesuai ketentuan, maka klaim akan segera diberikan. 

Akan tetapi jika kelengkapan dokumen yang diterima tidak sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan, maka pihak PFI Mega Life juga berhak untuk menunda atau menolak klaim tersebut. Apabila mengalaminya, Anda bisa segera menghubungi customer service PFI Mega Life untuk mengetahui bagian mana yang salah dan bagaimana cara perbaikannya. 

3. Pembayaran Klaim

Tahapan terakhir yang sangat dinanti oleh para pemegang polis dan tertanggung adalah pembayaran klaim. Manfaat asuransi akan dibayarkan secara langsung ke nomor rekening yang tertera di formulir pengajuan manfaat. Oleh karena itu, pastikan data yang ada di dalam formulir ini diisi dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Kekeliruan data dapat menyebabkan masalah saat klaim asuransi di PFI Mega Life. Untuk mendapatkan formulir dan informasi lebih lanjut, anda bisa membuka halaman website PFI Mega Life karena mereka sudah merangkumkan apa saja yang perlu dilakukan saat proses klaim beserta dengan link untuk mengunduh formulirnya. 

Kira kira itulah yang bisa anda lakukan untuk melakukan klaim di PFI Mega Life. Selama anda memenuhi dokumen yang diminta dan tidak melanggar ketentuan yang ada di polis, maka uang akan segera transfer ke rekening nasabah atau ahli waris nasabah. Klaim asuransi ini ada tenggat waktunya, sehingga pastikan anda tidak melewati batasan yang ditentukan oleh PFI Mega Life.  

Kamis, 24 Juni 2021

Mengapa Perhiasan Emas 24 Karat Tidak Disarankan? Cek Jawabannya di Sini!

Mengapa Perhiasan Emas 24 Karat Tidak Disarankan? Cek Jawabannya di Sini!
 
Karat merupakan level kemurnian emas yang menunjukkan seberapa banyak kandungan emas di dalamnya. Emas 24 karat merupakan emas murni yang kandungannya 100 persen emas tanpa campuran apa pun. Namun, emas 24K ini justru tidak dianjurkan untuk dipilih sebagai bahan perhiasan. Penasaran dengan alasannya? Yuk simak ulasan berikut!

Karakteristik Emas 24K

Sebelum membahas lebih jauh tentang emas 24K untuk perhiasan, tidak ada salahnya untuk mengenal lebih dalam apa itu emas 24K. Emas memiliki beragam tingkat kemurnian yang diukur dengan sistem karat. Sistem karat mengukur kemurnian emas di dalam total kandungan emas per 24 bagian. Artinya, emas 24K memiliki tingkat kemurnian 100 persen.

Emas dengan level kemurnian 24 karat tidak memiliki campuran apa pun di dalamnya. Hal ini menjadikan penampilannya tentu berbeda dengan emas 10K, 14K, atau 18K. Emas 24 karat memiliki warna oranye kekuningan yang cerah dan tampak berbeda dari warna emas perhiasan pada umumnya, sehingga akan terlihat sangat mencolok dan dominan.

Mengapa Emas 24K Tidak Ideal Untuk Dijadikan Pilihan Perhiasan?

Meski memiliki kadar kemurnian 100 persen, nyatanya perhiasan yang banyak anda jumpai justru menggunakan emas dengan kadar 18 karat. Emas 18K setara dengan 75 persen kandungan emas murni dan sisanya merupakan logam tambahan. Logam yang dijadikan sebagai tambahan pun berbeda-beda, ada nikel, perak, tembaga, palladium, seng, atau logam lainnya.

Perhiasan yang menggunakan emas 24K tidak akan memiliki ketahanan yang bagus karena sifat dari emas murni sangat lunak. Jika emas tanpa campuran digunakan sebagai bahan perhiasan, maka akan mudah tergores dan berubah bentuk, sehingga cenderung tidak awet. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa emas 24K tidak ideal untuk bahan perhiasan.

Oleh karena itu, emas 24 karat perlu dicampur dengan logam lainnya untuk mengatasi kekurangan dari sifat emas murni yang lunak, sehingga bentuk dan ketahanannya akan lebih terjaga. Disamping sifatnya yang lunak dan tidak awet, harga perhiasan dengan kemurnian 24 karat akan jauh lebih tinggi dan memiliki warna yang terlalu mencolok.

Anda tentu tidak akan mau mengeluarkan uang lebih banyak untuk mendapatkan perhiasan dari emas 24K, tapi perhiasan tersebut lebih mudah penyok dan tergores. Selain itu, warna emas yang terlalu kuat akan membuat anda kesulitan memadukannya dengan penampilan. Warna emas yang kuat akan mendominasi penampilan anda, sehingga menjadi tidak seimbang.

Kapan Harus Memilih Emas 24K?

Emas dengan tingkat kemurnian 24 karat memang tidak bagus untuk dijadikan perhiasan, tapi emas ini sangat cocok jika anda gunakan untuk berinvestasi. Umumnya, emas 24 karat untuk investasi memiliki bentuk kepingan atau batangan. Jika untuk keperluan investasi, maka emas dengan kadar kemurnian 24 karat adalah pilihan yang tepat.

Daripada menggunakannya untuk bahan perhiasan yang tidak tahan lama, akan jauh lebih menguntungkan jika anda simpan dan kumpulkan sebagai investasi jangka panjang. Emas ini juga bisa anda jadikan tabungan masa depan untuk keperluan pernikahan, pendidikan, hari tua, dan lain-lain. Sebab, nilai emas cenderung naik, sehingga anda bisa untuk berkali-kali lipat di masa mendatang.

Meski sama-sama emas, ternyata tidak bisa asal dalam memilih perhiasan. Anda tetap perlu mempertimbangkan kandungan emas di dalamnya. Emas 24K akan sangat cocok untuk kebutuhan investasi, tapi kurang ideal jika digunakan untuk bahan dasar perhiasan. Jika anda ingin membeli atau membuat sendiri perhiasan dari emas, maka lebih baik menggunakan emas 18K.