Rabu, 16 Desember 2020

Cara Menghitung Kalkulator Masa Subur Untuk Wanita

Cara Menghitung Kalkulator Masa Subur Untuk Wanita

Menghitung kalkulator masa subur pada wanita tidak sama dengan pria, karena wanita atau perempuan memiliki masa menstruasi atau haid. Dimana masa-masa tersebut merupakan masa sebelum menjelang wanita mengalami masa subur, dan artinya masa tersebut yang sangat dinantikan oleh semua wanita yang ingin mempunyai anak atau sedang melakukan program hamil. 

Untuk mengetahui jadwal masa subur, Anda sebagai wanita bisa menggunakan kalkulator masa subur. Adapun cara menghitungnya adalah sebagai berikut:

1. Menggunakan Siklus Menstruasi

Yang sudah diketahui merupakan informasi, yang sangat pasti adalah penghitungan kalkulator masa subur pada wanita ini dengan menggunakan siklus menstruasi atau haid wanita tersebut. Setiap wanita pasti memiliki siklus masa-masa menstruasi, hal tersebut bisa dijadikan patokan seseorang untuk mengetahui subur atau tidaknya wanita tersebut. 

Jika wanita tersebut sudah mengetahui dengan pasti jadwal siklus menstruasinya, maka wanita ini bisa melihat dan menentukan tanggal-tanggal atau waktu yang tepat untuk wanita tersebut mengalami masa subur. Memang siklus menstruasi inilah yang bisa menjadi alat untuk menghitung masa subur, maka perhatika dengan seksama dan catat semua tanggal dan waktu yang berhubungan.

2. Cari Tanggal Menstruasi yang Paling Sering

Begitu Anda mengetahui jadwal menstruasi Anda, maka Anda bisa menghitung dengan kalkulator masa subur tersebut. Anda bisa mecari tanggal menstruasi yang paling sering muncul, jika jadwal menstruasi Anda berubah-ubah. Setelah itu, jika Anda sudah bisa memastikan jadwal menstruasi Anda dengan pasti dan jelas maka Anda pun bisa mengatur jadwal program hamil Anda di masa-masa subur tersebut. Normalnya tanggal menstruasi tersebut, pastinya behubungan erat dengan program kehamilan ini.

3. Penggunaan Interval Menstruasi

Selain menghitung tanggal menstruasi, Anda juga harus melihat interval menstruasi. Interval menstruasi merupakan jarak antara jadwal menstruasi pertama dengan jadwal menstruasi di bulan berikutnya, dimana interval menstruasi tersebut pada umumnya sekitar 28 hingga 31 hari. Jika interval tersebut masih dalam kategori normal, artinya Anda masih sangat subur. Dengan begitu, Anda bisa melakukan penghtiungan kalkulator masa subur tersebut dan mulai merencanakan untuk melakukan program hamil Anda bersama pasangan. Interval menstruasi tersebut, pada dasarnya bertujuan mengetahui normal atau tidaknya jadwal atau siklus menstruasi Anda.

4. Hasil Dari Penghitungan Masa Subur

Melakukan penghitungan masa subur akan mendapatkan beberapa hasil yang dinantikan semua pasangan, mulai dari jadwal masa subur Anda hingga konsepsi bayi. Pada konsepsi bayi, menggunakan kalkulator tersebut bisa membuat Anda dan pasangan melakukan pemilihan jeis kelamin tertentu. Namun, perlu diketahui bahwa konsepsi bayi tersebut tidak sepenuhnya cocok bahkan bisa sebaliknya. 

5. Catat Semua Tanggal 

Karena masa subur berhubungan menstruasi, maka cara terakhir untuk menghitung masa subur adalah dengan cara mencatat semua tanggal yang berhubungan dengan siklus menstruasi tersebut. Karena, tanggal-tanggal tersebutlah yang akan mengatur jadwal subur dan jadwal untuk menjalani program hamil.

Setelah mengetahui cara menghitung kalkulator untuk masa subur tersebut, Anda mulai berpatokan dengan cara-cara dan petunjuk di atas. Karena, cara di atas merupakan cara efektif untuk bisa menghitung masa subur.

Untuk itu, bagi para wanita memang harus mencoba terlebih dulu menghitung dengan cara seperti ini. Menjalani program dengan menghitung kalkulator masa subur tersebut adalah yang paling jitu dan sering dilakukan, karena hasilnya tersebut adalah hasil yang merupakan pencapaian dari program hamil Anda.